Apakah Alergi Udara Itu Benar Ada?

Semuasenin.com – Makanan bukan satu-satunya penyebab seseorang mengalami alergi. Sebagian orang justru mengalami alergi saat terpapar udara dingin atau panas.

Reaksi yang muncul biasanya bersin-bersin hingga gatal kemerahan di kulit yang dikenal dengan istilah biduran. Tapi, benarkah alergi dingin atau panas hingga muncul biduran itu ada?

Dokter spesialis anak konsultan alergi imunologi di Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC) Jakarta, Molly Dumakuri Oktarina mengatakan alergi merupakan reaksi yang ditimbulkan tubuh ketika terpapar zat yang mengandung alergen. Zat-zat ini biasanya ada pada protein, misalnya udang, daging merah, atau produk susu.

Pada beberapa kondisi, debu hingga polusi juga bisa memicu alergi pada seseorang karena terdapat zat alergen di dalamnya. Salah satu gejala yang bisa muncul adalah urtikaria atau biduran.

Baca juga:  Aturan Baru, Rokok Batangan Tidak Lagi Diperjualbelikan Mulai Tahun 2023

“Alergi udara memang bisa memicu kulit mengalami urtikaria atau lebih dikenal dengan istilah biduran. Tapi sebenarnya udara itu bukan penyebab alergi loh,” kata dia dalam webinar yang digelar Rumah Sakit MMC, Jakarta, Selasa (25/7).

Alergi dingin sendiri kemungkinan besar terjadi karena udara yang mengandung partikel-partikel tertentu yang berterbangan di udara. Sehingga memicu alergi pada tubuh seseorang.

Sementara penyebab biduran bukan hanya reaksi alergi terhadap udara dingin. Biduran juga bisa muncul sebagai reaksi alergi makanan tertentu, misalnya udang, kacang, coklat, hingga produk susu tertentu.

“Memang ada beberapa individu yang bisa alergi misal saat cuaca dingin atau panas tapi sebenarnya bukan karena suhu tapi lebih kepada apa yang ada di udara tersebut,” kata Molly.

Baca juga:  Siapa Pemilik Plataran Tempat Gala Dinner KTT Asean 2023?

Lebih lanjut, Molly juga menjelaskan pemicu alergi saat udara dingin atau panas kemungkinan terjadi karena histamin dan zat kimia tertentu yang terlepas ke aliran darah. Hal ini juga bisa diperparah dengan sistem imun yang buruk.

“Imun di tubuh menganggap udara dingin atau panas sebagai sesuatu yang berbahaya, lalu dia merespon dengan melepaskan antibodi, histamin dan zat lain ke darah yang bisa memicu gejala, salah satunya biduran,” katanya.

Biduran kata Molly paling sering jadi reaksi saat seseorang menganggap memiliki alergi terhadap udara dingin atau panas. Gejala biasanya dimulai dengan telapak tangan yang kebas dan terasa bengkak.

“Lalu akan disusul dengan kulit gatal, dan muncul bentol kemerahan. Gejala ini biasanya hilang dengan sendirinya saat suhu tubuh kembali normal,” kata dia. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top