Semuasenin – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Enrekang dalam kondisi aman dan terjaga, menyusul antrean kendaraan yang mengular hingga sekitar 1 kilometer di SPBU Massemba, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Leoran, Minggu (30/3/2026).
Antrean panjang tersebut disebut dipicu oleh meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode arus balik Lebaran, khususnya kendaraan dari wilayah Toraja yang melintas menuju Enrekang dan Makassar.
Kondisi ini berdampak langsung pada lonjakan konsumsi BBM di sejumlah titik dengan tingkat lalu lintas yang tinggi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan antrean yang terjadi bukan disebabkan kelangkaan BBM, melainkan tingginya permintaan selama arus balik.
“Peningkatan volume kendaraan dari arus balik, termasuk pergerakan masyarakat dari Toraja yang melintasi jalur Enrekang, berdampak langsung pada lonjakan kebutuhan BBM di SPBU. Kondisi ini mendorong antrean lebih panjang dari biasanya, terutama di titik-titik dengan trafik tinggi,” ujar Lilik.
Ia menambahkan, distribusi energi tetap berjalan dengan pengawasan intensif dan dukungan koordinasi lintas sektor guna menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Pertamina bersama pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan pengelola SPBU juga terus memperkuat pengaturan di lapangan, termasuk penempatan marshall SPBU untuk membantu mengatur antrean agar tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
Sementara itu, Sales Branch Manager Sulsel II Fuel, Muhammad Ridho Hasbullah, menegaskan bahwa stok BBM di wilayah Enrekang secara umum masih dalam kondisi mencukupi dan terus disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Penyaluran BBM berjalan normal dan kami memastikan pasokan tetap tersedia. Dinamika antrean yang terjadi lebih disebabkan oleh peningkatan demand selama arus balik. Kami juga telah mengoptimalkan suplai serta mempercepat distribusi ke SPBU untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan di lapangan,” jelas Ridho.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM secara bijak sesuai kebutuhan agar distribusi tetap merata dan tidak memicu kepadatan yang tidak perlu di SPBU.