Semuasenin – Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) dari Hasil Survei ekonomi Nasional(Susenas) September 2024, yang dirilis pada Januari 2025 tersisa jumlah masyarakat miskin Indonesia sebesar 24,06 juta orang.
Dengan hasil tersebut, maka jumlah ini turun secara persentase 9,03% atau 25,22 juta dibandingkan pada Maret 2023.
Namun, jika dihitung sesuai standar ambang batas kemiskinan negara berpendapatan menengah-atas alias upper middle-income country maka mayoritas penduduk Indonesia tergolong miskin.
Dalam laporan Macro Poverty Oulook edisi April 2025, angka kemiskinan Indonesia versi Bank Dunia terungkap sebesar 60,3%. Persentase tersebut berdasarkan ambang batas garis kemiskinan negara berpendapatan menengah-atas yaitu pengeluaran per kapita sebesar US$6,85 per hari atau setara dengan Rp38.411,37 per kapita per hari, sekitar Rp1.152.341,2 atau Rp1,15 juta per bulan.
Data tersebut menempatkan Indonesia setelah Zimbabwe. Zimbabwe menjadi negara dengan urutan teratas versi Macro Poverty Outlook.
Berikut urutan negara dengan penduduk miskin dunia: