Badai PHK Tembus 74 Ribu di Januari-Maret 2025

902A9FD3-DC75-4F1D-983E-73CA0E3CD12F

Badai PHK Tembus 74 Ribu di Januari-Maret 2025

902A9FD3-DC75-4F1D-983E-73CA0E3CD12F

Semuasenin- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) melaporkan jumlah tenaga kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) mencapai 74.000 orang pada Januari-Maret 2025. 

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani mengungkapkan jumlah korban pemutusan hubungan kerja (PHK) di tanah air sudah mengkhawatirkan.

Selain karena jumlahnya yang terus membengkak, kekhawatiran ini ia tegaskan menjadi makin buruk karena aktivitas industri di dalam negeri sudah redup, terutama di sektor pada karya.

“Makanya kita perlu investasi di padat karya karena PHK sangat mengkhawatirkan buat kita,” kata Shinta dalam acara Media Briefing Apindo, Selasa (13/5/2025).

Shinta menekankan, sebetulnya berkat investasi yang masuk ke tanah air, sudah tercipta 3 juta sampai dengan 4 juta lapangan pekerjaan baru, namun belum cukup memenuhi kebutuhan pasokan tenaga kerja di Indonesia, termasuk yang menjadi korban PHK

“Jadi walaupun sudah ada pekerjaan baru dari investasi yang masuk, ini tidak bisa memadai dengan kondisi yang ada. Yang jelas, kenaikan yang sangat signifikan dan tidak berhenti di sini,” ujarnya.

Menurutnya, alasan perusahaan-perusahaan di tanah air melakukan PHK karena iklim usaha yang tak lagi kondusif. Berdasarkan survei Apindo terhadap 357 perusahaan anggota yang dilakukan per Maret 2025, mayoritas atau 65% mengatakan PHK menjadi opsi karena terjadi penurunan permintaan.

Lalu, 43,4% perusahaan menyatakan memilih PHK karena kenaikan biaya produksi yang tinggi, 33,2% perusahaan melakukan PHK karena perubahan regulasi ketenagakerjaan berupa upah minimum (UM), 21,4% perusahaan melakukan PHK karena alasan tekanan produk impor, dan 20,9% perusahaan melakukan PHK karena karena faktor teknologi atau otomasi.

Dari jumlah perusahaan yang disurvei, 67,1% di antaranya menyatakan tidak berencana untuk melakukan investasi baru satu tahun ke depan.

Baca Juga:  Ini Langkah Strategis Menaker Yassierli Hadapi Tantangan Global

Berita Lainnya

WhatsApp Image 2025-10-17 at 17.21
Melinda Aksa Apresiasi Kampanye Pengelolaan Sampah di Ujung Pandang
1760667914823979-0
Sekretaris Daerah Sinjai Pimpin Upacara HKN Lingkup Pemerintahan
Protokol SInjai
Rakor Pemberantasan Korupsi Tahun 2025 Oleh KPK Dihadiri Bupati Sinjai
ECCFFDAE-73CC-4601-A241-32FEFD633844
Kadispora Sinjai Tutup Turnamen Futsal Dandim 2025
DE251329-4743-4AC5-9875-CFAB708A200C
Wakil Bupati Ajak Kohati Sinjai Kolaborasi Isu Perlindungan Perempuan dan Anak
1510806D-293F-4F4C-9D5D-2C3F66BCB992
Wali Kota Munafri Harap Alumni UT Berperan Lewat Makassar Kreatif Hub
IST: Pemkot
Buka Pelatihan Gizi Anak di Makassar, Melinda Aksa Ajak Orang Tua Jadi Teladan Pola Hidup Sehat bagi Anak
dh51uaxf22ijfb3
Lewat Ekraf Hub, Ekonomi Kreatif Diharapkan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Populer Sepekan

6686menpora-dito-hadiri-seremonial-pembukaan-kongres-xxxix-gmki-di-samarinda
Menpora Dito Hadiri Seremonial Pembukaan Kongres XXXIX GMKI di Samarinda
9672menpora-dito-resmi-membuka-piala-presiden-2025-turnamen-para-juara
Bersama Ketua PSSI, Menpora Buka Piala Presiden 2025
WhatsApp Image 2025-10-17 at 17.21
Melinda Aksa Apresiasi Kampanye Pengelolaan Sampah di Ujung Pandang
Indonesia pop art style peta
10 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Paling Sedikit
IMG-20250801-WA0317-700x530
Pemprov Sulsel Gelar GPM Sepanjang Agustus di 24 Daerah
a720ce2e727ceb41955db627e4a3ee40-whatsapp-image-2025-05-28-at-11-15-57
Bea Cukai Perkuat Sinergi dengan Pelaku Usaha Lewat Kunjungan ke Perusahaan di Probolinggo dan Kudus
WhatsApp Image 2025-08-24 at 22.36
Puncak Gebyar PKK, Melinda Aksa Beri Penghargaan Kader PKK Berdedikasi
WhatsApp-Image-2025-05-22-at-8.44
PLN Startup Day 2025, Dukungan PLN Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Scroll to Top